Advertisements
Connect with us

Indonesia

Ini Cara Kementerian ESDM Tingkatkan Kemudahan Berinvestasi di Dalam Negeri

Published

on

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan penyederhanaan regulasi untuk bisa mempermudah investasi di Bidang ESDM. Adapun salah satunya yaitu usaha untuk melewati penerbitan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 48 Tahun 2018 tentang Penetapan Objek Vital Nasional (Obvitnas).

“Permen 48 Tahun 2018 ini sebagai hasil evaluasi yang kami lakukan dengan mendengarkan masukan dari seluruh stakeholder, baik dari Ditjen terkait, BU/BUT Pengelola Obvitnas, Asosiasi, maupun Kementerian/Lembaga terkait. Semangat yang timbul dalam penyusunan Permen ini adalah penyederhanaan regulasi dengan memangkas mekanisme dan persyaratan atau ketentuan yang dirasa memberatkan,” tegas Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial.

Ego mengatakan bahwa Permen itu sebagai penyempurnaan dari peraturan sebelumnya, yaitu yang tertuang pada Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Objek Vital Nasional Bidang ESDM.

Hal tersebut juga sebagai bentuk dari tindak lanjut arahan dari Presiden Joko Widodo tentang adanya pemangkasan serta penyederhanaan perizinan dan birokrasi yang memperberat iklim investasi.

Jika diulas mengenai Permen sebelumnya, ada 43 Persyaratan yang harus diajukan oleh BU/BUT yaitu tentang 7 Syarat Administrasi Umum, 17 Syarat Administrasi Khusus serta 9 Persyaratan Teknis.

Sedangkan untuk Permen 48/2018 yang baru, persyaratan itu dihapuskan karena penetapan Obvitnas yang telah ditetapkan lewat Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 yang disesuaikan dengan kriteria per-komoditinya.

Ego juga menjelaskan tentang substansi penyederhanaan dari Permen ini yang salah satu diantaranya yaitu Pelayanan Satu Pintu. Sedangkan untuk yang lainnya yaitu mekanisme yang mudah, penghapusan persyaratan tak relevan serta adanya penghapusan jangka waktu untuk status obvitnas, sanksi serta kewajiban pengusulan penyesuaian kembali oleh obvitnas eksisting.

“Penetapan BU/BUT Obvitnas baru melalui satu pintu, yakni Sekretariat Jenderal. Kami akan duduk bersama Ditjen terkait. Misal yang mengusulkan subbidang listrik, maka yang kami undang dari Ditjen Ketenagalistrikan, apakah masuk kriteria ini atau tidak. Kalau masuk kami mengusulkan ke bapak menteri untuk proses penetapan, lebih efisien,” tutup Ego.

Advertisements

Indonesia

Impor 100 Ribu Ton, Harga Jagung masih Mahal

Published

on

Langkah dari pemerintah dengan melakukan impor jagung sebanyak 100 ribu ton pada akhir tahun 2018 kemarin sepertinya masih belum berdampak pada penurunan harga jatung, terutama untuk kalangan para peternak.

Tak cuma pasokan yang masih sulit didapatkan, harga dari jagung juga masih tergolong tinggi. Ketua Umum Pinsar, Singgih Januratmoko menjelaskan kalau sekarang ini harga jagung masih ada di tingkat Rp6.700 per kilogramnya.

Angka tersebut sangat jauh dari harga normal yang justru hanya berada di kisaran Rp 3.000 per kilogramnya.

“Masih mahal. Sekarang harganya Rp 6.300 hingga Rp 6.700 per kg,” ujar dia.

Mahalnya dair harga jagung ini pun membuat biaya produksi meningkat. Padahal, harga jual dari telur dan daging ayam masih ada di kisaran Rp18.000 per produksi.

Hal tersebut pun menimbulkan selisih kerugian yang mencapai Rp1.000 per-produksi telur dan daging ayam.

“Telur sekarang Rp 18.000 hingga Rp 19.000 per kg (harga jual) kalau daging ayam juga Rp 18.000. Nah biaya produksinya Rp 18.000. Jadi ada rugi Rp 1.000 lah,” ucap dia.

Singgih pun mengharapkan supaya harga dari jagung sebagai bahan baku utama pakan dapat membaik dalam satu minggu ke depan. Hal tersebut dengan adanya impor jagung yang masuk serta panen.

Biaya produksi diprediksi dapat berkurang serta tak juga menimbulkan kerugian untuk para peternak.

“Semoga minggu depan, jagung impor (masuk) jadi harapannya jagung impor sudah masuk, panen ada dan harga normal, harga ayam naik jadi peternak nggak merugi,” tutupnya.

Advertisements
Continue Reading

Indonesia

Jakarta Waspada Demam Berdarah

Published

on

Menurut data prediksi Probabilitas Kesesuaian kelembaban udara di 5 daerah DKI Jakarta, diprediksikan bahwa angka insidensi Demam Berdarah Dengue pada bulan Februari dan Maret 2019, seluruh daerah DKI Jakarta termasuk ke dalam daerah dengan kategori waspada.

“Sedangkan pada Januari yang masuk dalam kategori waspada terdapat di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti.

DBD telah diprediksi bakal meningkat dalam beberapa hari ata minggu usai musim hujan pada awal tahun 2019 ini. Oleh karena itulah, perlu ditingkatkan untuk kewaspadaan dini.

Widyaastuti mengatakan kalau kasus DBD di DKI Jakarta mulai dari Januari hingga Desember 2018 ada 2.947 kasus dengan dua kematian.

Seperti diketahui bahaw daerah yang mempunyai IR tertinggi di Jakarta merupakan Kepulauan Seribu, yaitu 41,4/100ribu penduduk yang disusul oleh Jakarta Barat sejumlah 37,0/100ribu penduduk.

“Tindak lanjut guna mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD dengan melibatkan masyarakat bersama Pemprov DKI Jakarta,” kata Widyastuti.

Mengenai langkah yang harus dilakukan ialah menyebarluaskan informasi dengan menggunakan media komunikasi, informasi dan edukasi.

“Peningkatan sistem kewaspadaan dini penyakit DBD, melalui penguatan jejaring pelaporan kasus berbasis rumah sakit,” tutup Widyastuti.

Advertisements
Continue Reading

Indonesia

Ging Ginanjar Meninggal Dunia

Published

on

Seorang Wartawan BBC Indonesia, Ging Ginanjar telah meninggal dunia di Jakarta tadi malam. Ging dikenal sebagai salah satu pendiri dari Organisasi Wartawan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang telah dibentuk pada tanggal 1 Agustus 1994.

Saat itu, pemerintah hanya mengakui adanya Persatuan Wartawan Indonesia sebagai satu-satunya organisasi sah untuk para wartawan.

Ging pernah dipenjara usai ditangkap pada tanggal 10 Maret 1998 waktu digelarnya Kongres Rakyat Indonesia yang bermaksud memilih secara simbolik Presiden versi rakyat.

KRI digelar tepat satu hari sebelum Soeharto dipilih dan dilantik kembali sebagai Presiden.

Bersama dengan para seniman serta aktivis, Ging pun dinyatakan bersalah tetapi langsung dibebaskan pada hari itu juga. Satu hari kemudian, Soeharto menyatakan mundur sebagai Presiden lalu digantikan oleh BJ Habibie.

Soeharto jatuh usai munculnya demonstrasi besar-besaran yang dimotori oleh mahasiswa dari berbagai Kota. Aksi mereka pun juga berhasil menduduku Gedung DPR dan MPR di Senayan, Jakarta.

Advertisements
Continue Reading

Trending