Advertisements
Connect with us

Dunia

Chris Brown Terancam 6 Bulan Penjara karena Monyet

Published

on

Penyanyi terkenal, Chris Brown disebut-sebut tengah menghadapi ancaman penjara karena ketahuan memelihara monyet.

Brown diketahui memelihara seekor bayi monyet capuchin yang diberi nama Fiji. Ia ketahui oleh karena Fiji muncul di akun media sosial pria berusia 29 tahun itu.

Ia ternyata tidak memiliki izin untuk memelihara hewan lucu tersebut oleh karena masuk perlindungan Americans With Disabilities Act (ADA).

Hal ini berarti bahwa monyet itu tak diperbolehkan dipelihara terkait kesejahteraan dari monyet itu sendiri dan mengakibatkan cedera untuk manusia serta penyebaran penyakit yang mungkin terjadi.

Jaksa Kota Los Angeles sudah mengeluarkan dakwaan bahwa Brown memiliki 2 tuduhan yang dimiliki olehnya tanpa izin. Hukuman maksimum yang paling mungkin diterima Brown kalau terbukti bersalah, Ia akan dipenjara selama 6 bulan.

Brown telah dilaporkan oleh orang-orang yang melihat unggahan foto dan video Fiji di Instagramnya.

Pengacara Chris, Mark Geragos mengatakan bahwa, “Saya sering meninggalkan kantor di pusat bisnis Los Angeles dan berjalan melewati orang-orang yang tidur di jalanan untuk membela mereka yang didakwa Jaksa Kota karena menjual ganja medis… Sekarang menghabiskan uang para pembayar pajak untuk menginvestigasi bisnis monyet, ini benar-benar absurd.”

Organisasi Peduli Hewan, RSPCA menjelaskan tentang apa alasan dari pelarangan memelihara monyet.

“Capuchin, seperti spesies primata lainnya, bukan hewan yang tepat untuk dipelihara. Di lingkungan rumah, mereka menjadi tak bahagia dan akibatnya, bisa jadi agresif. Mereka butuh berada di sekitar capuchin lain dan ruang luas untuk bergerak. Kebutuhan ini tak bisa dipenuhi di rumah,” terang perwakilan RSPCA.

“Jika dipelihara sebagai hewan peliharaan, capuchin sangat mungkin menderita masalah kesehatan yang mengancam jiwa dan mahal karena mereka membutuhkan makanan khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi,” tutupnya.

Advertisements
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dunia

Mahan Air Dicabut Izinnya oleh Jerman

Published

on

Jerman telah melarang izin maskapai penerbangan Iran, Mahan Air untuk bisa memasuki daerah Jerman. Hal tersebut dilakukan usai AS menekan Jerman untuk bisa mencabut izin tersebut.

Seperti disalin Baca.news dari laman Reuters, Jerman telah mencabut izin Mahan Air dari daerahnya oleh karena maskapai itu terlibat di dalam pengangkutan peralatan dan personil militer ke Suriah serta zona perang TImur Tengah lainnya.

Pada tahun 2011 kemarin, AS sudah menjatuhkan sanksi kepada Mahan Air. Maspakai Iran tersebut dituduh telah memberikan dukungan keuangan serta dukungan lain untuk bisa mengawal revolusi Islam Iran.

AS juga turut mendesak negara eropa lainnya agar bisa menjatuhkan sanksi serupa untuk Mahan Air.

Adapun salah satu sumber Reuters menjelaskan kalau keputusan dari Jerman yang mencabut izin penerbangan Mahan Air ini sebagia tanda kalau Jerman bakal memberi sanksi yang lebih luas untuk Iran.

Sedangkan Mahan Air, Taheran, menjelaskan kalau tak bisa mengomentari apapun keputusan dari Jerman itu.

Advertisements
Continue Reading

Dunia

5 Pasukan Kurdi Tewas terkena Bom Bunuh Diri

Published

on

Ada 5 orang pasukan Kurdi telah tewas oleh karena bom bunuh diri di Suriah. Bom bunuh diri tersebut meledak pada waktu pasukan militer Amerika Serikat dan pasukan Kurdi melakukan konvoi.

Seperti disalin Baca.news dari laman AFP, ISIS mengaku bahwa merekalah yang menjadi dalang di balik peristiwa bom tersebut.

“Seorang penyerang bunuh diri yang mengendarai mobil bermuatan bom menargetkan konvoi pasukan Amerika disertai oleh SDF di jalan Hasakeh-Shadadi,” ungkap observatory yang mengandalkan jaringan sumber di dalam wilayah Suriah.

Shadadi diketahui terletak di bagian Selatan Hasakeh. Wilayah tersebut biasanya terhindar dari perang di Suriah.

Salah seorang saksi mata mengatakan kalau ledakan tersebut terjadi di pos pemeriksaan yang telah dikuasai oleh pasukan Kurdi.

Ledakan terjadi sekitar 8 mil di luar Shadadi saat konvoi tersebut melintas.

“Tidak ada korban di AS.” tutup juru bicara koalisi Sean Ryan.

Advertisements
Continue Reading

Dunia

Kakek Tertua Dunia telah Meninggal Dunia di Usia 113 Tahun

Published

on

Seorang pria tertua di dunia, Masazo Nonaka yang berusia 113 tahun telah meninggal dunia di dalam rumahnya di Jepang Utara.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, Nonaka meninggal dunia di dalam rumahnya di Anshoro yang terletak di Pulau Hokkaido, Jepang bagian Utara.

Menurut informasi dari cucunya, Yuko Nonaka meninggal oleh karena usianya yang tua, bukan karena alasan yang lainnya.

Rumahnya menjadi tempat penginapan serta juga menyediakan pemandian air panas, kebiasaan populer untuk warga Jepang.

Nonaka telah dinyatakan sebagai pria tertua dunia berdasarkan informasi dari Guinness World Records pada bulan April 2018 kemarin saat Ia berusia 112 tahun 259 hari.

Ia dilahirkan pada tanggal 25 Juli 1905, Nonaka tumbuh dalam keluarga besar, Ia pun melanjutkan usaha dari orangtuanya.

Tempat pemandian air panas yang dimilikinya juga telah berusia 106 tahun, sekarang dijalankan oleh cucunya Yuko.

Ia mengatakan kalau kakeknya tampak seperti biasa saat tidur, tetapi kakak perempuannya menyadari bahwa kakeknya sudah tak lagi bernapas.

“Dia tidak memiliki masalah kesehatan apapun. … Dia meninggal dengan tenang dan itu sudah merupakan hal yang menggembirakan bagi kami,” tegas Yuko.

Advertisements
Continue Reading

Trending